View Full Version : membawa sepeda di pesawat
Sekedar berbagi pengalaman, bagi temen-temen bike to work lintas area. Ada cara mudah membawa sepeda di pesawat yaitu lepas ban depan dan belakang, bagian tertentu tutup dengan karton, frame dibungkus sama busa bekas sepeda, sock dibungkus dengan kain. Setelah itu bungkus sepeda dengan "wrapplastic", yaitu plastik pembungkus buah. Kelebihannya adalah frame sepeda menjadi terlihat, disamping lebih ringan, walaupun terbungkus dengan busa.
Karena frame terlihat, maka dibagasi dikelompokkan barang pecah belah. Begitu juga dengan roda sepeda. Beberapa kali hasil pengalaman kami, sepeda lebih aman, bila dibanding dengan dibungkus karton secara keseluruan, sebab akan dikelompokkan bagasi biasa, peluang terbanting dan ditumpuk lebih banyak. Selamat bekerja lintas area dan sepeda tetap menemani kita. Tambah teman baru lagi he. he.he..
keadaan sepeda aman ga om dalam arti lecet2 ga? ato ada yg bengkok ga?
Sementara ini nggak lecet khok, mungkin karena frame, roda dll terlihat secara transparan, karena dibungkus oleh "PLASTIC WRAP", sehingga dikelompokkan barang pecah belah dan mereka lebih hati-hati. Selamat mencoba, semoga mendapat pencerahan baru dan sahabat baru ditempat yang kita tuju. Seperti ketika kemarin pergi ke Padang karena ada urusan tertentu, disela-sela itu bisa main ke pantai, legenda siti nurbaya, malin kundang dan bungus. Kita ketemu para sepeda disana. Bahkan pulangnya diantar sampai hotel, sebab sebelumnya pulang sendiri dan nyasar, tapi nyasarnya malah banyak kenalan dan penuh hikmah.
eddypasaribu
13-05-2007, 10:10
Thanx infonya om..selama ini bingung juga gimana caranya ngebungkus sepeda kalo naik pesawat, soalnya minggu depan mo ke medan...hmm..jadi makin semangat nih...sekali lagi.. tengkyu banget..
Selamat sepedahan di Medan yeach, siapa tahu kita bisa ketemu, kelihatannya saya juga ada jadwal aktivitas disana dan sepeda juga sebagai teman. Agar tidak kena beban biaya bagasi, sebaiknya ditimbang dulu jangan sampai lebih 20 kg. Sisa beban barang dan pakaian, disimpan saja di koper atau tas yang bisa disimpan di bagasi dalam pesawat. Sekedar info, hampir semua pesawat, memberi kesempatan membawa bagasi 20 kg, kecuali airasia, dia hanya memberi kesempatan 15 kg.
saya pernah nulis tentang ini di blog, kayaknya lebih aman pake kardus ato bike bag deh :)
http://genjotyuk.blogspot.com/2007/03/packing-your-bike.html
Ada yang tahu berapa harga "bike carrying bag" ?
Asep Siregar
14-05-2007, 08:46
Om Wien, kalo gak salah di Om Yadi JJ harganya Rp 200ribu-an.
Wheel bag-nya pun ada, tapi terpisah.
ferry_yanto
14-05-2007, 09:37
Betul di om Yadi JJ ada yg 200rebu dan ada yg 250 rebu juga. Beda besarnye aja dikit.
yunus_wb
14-05-2007, 15:18
Kalau di Padang, sekalian terus ke Bukittinggi, Oom Amri. Coba sepedahan ke Ngarai Sianok dan mengitari Danau Maninjau. Bener2 luar biasa!!!
eddypasaribu
14-05-2007, 15:49
saya pernah nulis tentang ini di blog, kayaknya lebih aman pake kardus ato bike bag deh :)
http://genjotyuk.blogspot.com/2007/03/packing-your-bike.html
Kalau sebagian besar perangkat sepeda mesti dilepas2 apa gak merepotkan om ?
saya pernah nulis tentang ini di blog, kayaknya lebih aman pake kardus ato bike bag deh :)
http://genjotyuk.blogspot.com/2007/03/packing-your-bike.html
Kalau sebagian besar perangkat sepeda mesti dilepas2 apa gak merepotkan om ?
gak repot koq om, pan yang dlepas cuman pedal, ban, dan handle bar. bukan rocket science yang butuh ketrampilan tinggi. ini biar gampang packingnya sehinga memudahkan kita pada saat check in di airport. cara ini hampir sama waktu ngeluarin sepeda baru dari kardusnya.
Pertama, Terima kasih sarannya untuk sepedahan di Bukit Tinggi, semoga suatu ketika ada yang menemani, kemungkinan waktu dekat akan ke kelok 44, kemungkinan menginap di danau maninjau. Berbahaya nggak yeach lewat kelok 44, kekuatan rem? Ada yg punya pengalaman?
Kedua, ada temen yg suka membuat tas golf, dia pingin juga membuatkan tas utk sepeda, kalau di Bandung beli tas sepeda dimana? Sebab sy tertarik utk contohnya?
jarambah
15-05-2007, 08:17
om Hendro Pw temannya mbak Oeti dan Om Ozy (B2W) waktu ke Cape Town Afrika selatan, sempat moto sepedanya yang di pak dan dibungkus rapih. foto kayaknya diambil di bandara disono:
http://hendropw.multiply.com/photos/hi-res/17/4?xurl=%2Fphotos%2Fphoto%2F17%2F4
jarambah
15-05-2007, 08:22
Pertama, Terima kasih sarannya untuk sepedahan di Bukit Tinggi, semoga suatu ketika ada yang menemani, kemungkinan waktu dekat akan ke kelok 44, kemungkinan menginap di danau maninjau. Berbahaya nggak yeach lewat kelok 44, kekuatan rem? Ada yg punya pengalaman?
Kedua, ada temen yg suka membuat tas golf, dia pingin juga membuatkan tas utk sepeda, kalau di Bandung beli tas sepeda dimana? Sebab sy tertarik utk contohnya?
Juli 2005 ane sempet ke maninjau, kalo jalannya sih ngga terlalu berat/curam. Yang bahayanya kendaraan yang berlawanan arah dengan kita dan pada kelok 20 an ada kawanan kera :chewy: yang kadang agak mengganggu perjalanan kita.
kalo tas di bandung bisa dibeli di Kurnia Bike, Net (kosambi) atau Triple B jln burangrang. depan sma BPI
Hati-hati kelok 14-15 abis longsor...,mungkin skrg sudah diperbaiki ya ? tas sepeda yg second kondisi 95% saya liat ada di tokonya kang Aldi "Heroes Custom Cycle" Jl. Otista 469 dekat rodalink
yunus_wb
15-05-2007, 09:43
Kalau dari Bukittinggi ke Maninjau, masih mungkin genjot, Oom, tapi harus hati2 karena bekas hujan membuat jalan licin dan antisipasi kendaraan dari bawah. Monyet juga gangguan tersendiri, kadang2 nekat minta diboncengin ke bawah ;D. Kalau dari dr Maninjau ke Bukittinggi, nggak ku-ku tanjakannya :-" :-".
Kondisi jalan, 2 minggu lalu sudah bagus, longsor sudah diperbaiki.
Sekedar informasi, banyak sepeda yg disewakan, lhoo di Maninjau, lumayan buat puter2 mengelilingi Maninjau, sktr 70 km.
Hehehe nanjak dari maninjau ke bukit tinggi ?? TTB (TunTun Bike) juga gak sanggup deh..., tapi mmg bener bukit tinggi kalo buat sepedahan mantab...banyak track yang indah-indah.
Powered by vBulletin™ Version 4.0.5 Copyright © 2010 vBulletin Solutions, Inc. All rights reserved.