PDA

View Full Version : CARIU JONGGOL - CIKETING BEKASI Trip Dehidrasi



roger-cepek
17-07-2007, 12:04
http://img230.imageshack.us/img230/3056/24328378th0.jpg (http://imageshack.us)
Puanaaaaaaaaaas

Hanya satu kata yang dapat mewakili reportase jalur explore kemarin : P A N A S. Panas dalam arti yang sesungguhnya; bener-bener edun dan membuat dehidrasi.
CAGRA (cariu – graha) yang kemarin kita dijalanin bersama membutuhkan waktu total menyepeda dan istirohat selama 3 jam 25 menit, total jarak 45km dengan perincian Cariu-Jatinunggal 18km dan Jatinunggal-Graha 27km, catatan angka tersebut didapat dari cyclometer-nya Wilman Jess, salah satu dari 7 pesohor berdarah panas yang menyelesaikan rute VIAGRA eh CAGRA secara lengkap; ketujuh pesohor berdarah panas tersebut adalah orang-orang kuat dalam arti harafiah yaitu: Ustadz Djoko Amstrong d Explorer; Senor Nahar Induraince; Wilman Jezz; Rudy Samson dan Fancy Brotherhoods Indonesia (FBI) yang diwakili oleh Senor Kojays; Senor Dadu dan Senor Totok. Selengkapnya reportase sebagai berikut:

Sudah hampir jam tujuh, loading sepeda ke si koneng pun nyaris siap, sambil nunggu ustadz Djoka Amstrong (DA) d explorer yang masih di perjalanan. Beliau yang sedianya akan sepedahan di JJ, berhasil dipengaruhi oleh Senor NI untuk ikut bergabung dengan team CAGRA ini. Setelah beliau sampe maka rombongan ger-geran ini langsung berangkat menuju lokasi dengan si Koneng dan Si Merah Espass. Rencana semula ekplorasi akan dilaksanakan di daerah Gunung batu diseputaran area penangkaran rusa yang sudah mendekati cianjur. Tetapi jam sudah menunjukkan pukul 9.30 kita baru sampai kecamatan Cariu kabupaten Bogor, walhasil diputuskan untuk segera mencari tempat untuk start. Sampailah kita pada warung di depan kantor kelurahan Cibatutiga, kecamatan Cariu. Keputusan start akan dimulai dari titik ini. Diwarung ini kita mengisi amunisi dengan beragam menu selera masing-masing. Mulai dari sekedar nge teh manis anget sampai ”brunch” dan juga ada yang borong telur asin untuk persiapan bekal di perjalanan.
http://img401.imageshack.us/img401/9332/26645560oc9.jpg (http://imageshack.us)
Hot, :o
Ketika hajat dari masing-masing pihak sudah terlaksana maka team segera bersiap siap. Senor Kojays dengan modal peta mulai mencari informasi dengan bertanya pada sekelompok orang, cukup lama dialog ini berjalan ya kurang lebih 10 menitan, sehingga diambil kesimpulan bahwa kita akan on road ke arah cianjur kurang lebih 2,5 km kemudian masuk ke kanan, dan masuk ke jalur non aspal, begitu kira-kira kesimpulan dari hasil pembicaraan. Jam 10 an rombongan pun bergerak disisi kiri jalan aspal, eh belum 100 meter Oom DA d explorer sudah melambungkan sepedanya ke sisi kanan jalan dan langsung melihat ada single track yang masuk ke dalam, walhasil seluruh rombongan mengikuti beliyau, lah tadi ngapain senor Kojays berpanjang cerita ngobrol dengan orang-orang ;-)))). Iyalah pak, kalo saya mah sami’na wa atho’na saja... ngikut. Ahgirnya seluruh rombongan masuk ke single track yang hampir selalu berakhir dengan angkat sepeda lewat pager bambu pembatas sawah dan kebun.
Korban pertama pak Wito yang berjumpalitan karena ban depannya masuk lobang, sehingga jumpalitan sampai dikira ban-nya lepas, cukup keras juga lo jatuhnya wong sampe terdengar suara helm beradu dengan tanah berbatu.. mak glodak.. begitu kira-kira bunyinya, tapi so far pak wito masih aman-aman saja, dan entah berapa orang lagi yang jatuh berjumpalitan. Nemu down hill yang agak panjang dan cukup enak sebelum kemudian single track ini habis dan ketemu jalan asphal lagi. Kira-kira on road 300meteran setelah jembatan masuk jalur offroad lagi tapi alamak nanjak bet dan fuannas-nya itu lo yang ampun-ampunan.
http://img401.imageshack.us/img401/4917/48060734jz3.jpg (http://imageshack.us)
adem dikit dikit
Walhasil para kaum dhuafa dalam dunia sepeda ini jadi ketinggalan yaitu ”kontener 40ft” (terlihat digambar: ketinggalan nanjak, latar belakang jalan aspal dan jembatan yang panas luar binasa) dan pak Eddy RCTI yang terlihat digambar sudah mulai TTB sementara yang lain masih dengan gagah perkakas menggowes sepedanya. Sementara saya jadi ingat peribahasa lama ”Malu ber TTB, sesak di nafas” maka tak lama kemudian sayapun TTB berduaan dengan pak Eddy RCTI, dalam cuaca yang sangat panas sekali. Hal tersebut yang membuat pak Eddy memutuskan untuk turun dan balik Onroad menuju Jatinunggal, segala bujuk rayu dari saya dan ustadz Didi rupanya tidak bisa menggoyahkan imannya untuk turun balik on-road, ya syud lah pak.. masing-masing kita kan harus ukur baju badan sendiri ya. Penderitaan ini berakhir ketika seluruh team istrirorahat diantara rerimbunan pohon bambu, bekal makanan pun dibuka dan saling berbagi (eh tapi telor asin belum dibagi ya ??). Selanjutnya eksplore dilanjutkan pada jalur manurung menuju sungai.
Pada jalur manurung ini memang Fancy Brotherhoods Indonesia begitu meraja lela, termasuk senor kojays yang rela berjumpalitan dijalur pinggir kali ini. Setelah nyebrang kali istirohat sebentar, karena nafas masih memburu ketika dorong-dorong sepeda ke atas. Dalam hal ini saya harus mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang sangat empati pada saya, dengan membantu menarik sepeda saya ke atas. Jujur saja pak wong saya bawa badan saja amat sangat kerepotan opomeneh kudu karo nuntun sepedah.. hatur nuhun sadayana.
http://img162.imageshack.us/img162/4213/47844480af9.jpg (http://imageshack.us)
siap siap !!!
Proses dorong mendorong sepeda ini cukup melelahkan jiwa raga dan menguras persedian minum di backpack maupun di botol minum saya. Akhirnya ketemu jalan manurung yang berakhir di warung minuman yang konon kabarnya cukup lengkap ada pokari dan lain sebagainya.. karena ketika saya sebagai rombongan terakhir yang sampai sana cuma melihat kaleng-kaleng pokari yang berserakan tapi sudah nggak kebagian sama sekali. Edun sekali jalur eksplore yang cuma 4 kiloan ini menghabiskan waktu dua jam dan menguras semua persediaan minum saya. Sekedar intermezo belanja minum di warung ini cukup heboh, kalo nggak salah habisnya sampai 120rebuan. Emang kita semua dalam kondisi dehidrasi berat sehingga semua stok minum diembat habis, sedikit saya cuplikkan dialog antara ustadz Didi (UD) sang juru bayar dengan mbak-mbak si vendor seller-nya (MB).
UD:” Udah itung semuanya, tapi jangan dimahalin”
MB:”Nggak lah pak, kalo rombongan bapak-bapak ini kan lain, biasanya mah saya jual pocari sama es-nya 10rb, tp kalo bapak-bapak ini saya etung 6rb saja”.
Welah saya jadi mikir lah biasanya yang mampir sini siapa ya??? Jangan jangan ini memang warung CARIU (Cari Istri Baru) wa lah dalaha..!!!!
http://img162.imageshack.us/img162/300/22816753cf9.jpg (http://imageshack.us)
warung pengganggu iman
Lanjut rombongan mencari mesjid, kira-kira 1 kilo ke arah jonggol nemu mesjid dan kita semua sholat di masjid ini. Selanjutnya perjalanan on road yang membuat diriku termehek-mehek, karena panas luar binasa dan dari masjid itu saya masih sempat mengakrabi dua tanjakan dengan mengayuh pelan-pelan, tapi pada tanjakan berikutnya yang berupa tanjakan nan tak kunjung menurun membuat saya frustrasi dan panggilan warung es kelapa muda dipinggir jalan membuat saya menyerah, lebih enak minum 2 gelas es klamud daripada nggowes ditanjakan yang semua kendaraan beratpun kelihatan berat nanjak disini. Aghirnya ”truk kontener 40ft” ini menyerah dan mogok di warung es, nunggu evakuasi dari Si Koneng dan Pak Yatman. Setelah upload sepeda ke si Koneng perjalanan lanjut ke Jatinunggal, disini kelompok terbagi dua yaitu yang berdarah dingin i.e. Saya; Ustad Didi; Mener Aris, Pak Eddy RCTI dan Pak Wito berlima kita sudah ”enggan” untuk nggowes lagi sehingga lanjut dengan si Koneng ke Graha. Sementara para 7 para pesohor berdarah panas yang sudah saya sebutkan di depan tetap lanjut agar trek Cariu ini benar-benar sampai Graha, konon kabarnya lewat Cibarusah, terus tembus Nawit balik Graha.. dan jam 16.45 sore mereka sudah sampai ke Graha, kebayang kelompok ini pasti speed offroad di jalur single trek Jatinunggal-Cibarusah-Nawit-Graha... Top Markotop, Good Marsogod, Well Darmawel.... tabik buat The Seven magnificient ini.
http://img162.imageshack.us/img162/5455/53121561um2.jpg (http://imageshack.us)
pengungsi lokal
Terima kasih kepada semua pihak partisipan, khususnya kepada 1. Ustadz DA d Eksplores, 2. Wilman Jess atas Espass dan Birongnya, 3. Senor Kojays, 4. Mener Aris, 5. Ustadz Didi d Red Collusos,6. Pak Wito, 7. Pak Rudy Samson, 8. Pak Eddy RCTI 9. Pak Totok, 10. Pak Dadu. 11. Senor Nahar Induraince serta kepada Ustadz Ricky atas si Koneng dan Pak Yatman yang telah sabar mengevakuasi saya. Tanpa anda semua kegembiraan ini nggak akan pernah terjadi, dan muhun maaf kalo “truk kontainer 40ft” ini membebani para pihak semua.

Roger-03
17-07-2007, 13:15
Nxt time kalo mau coba xplore dari Gunung Batu ke Desa Nyengcle . Info urang sana, banyak jalur single track dan pasti turun . Ga terlalu ngaruh udara panas kalo lagi DH :)

jarambah
17-07-2007, 13:33
masa siih ngga ngaruh panasnya kang, waktu sama sama DH di jatiluhur,... buktinya tetep ajah kerasa panaaaaas

Roger-03
17-07-2007, 13:50
Jatiluhur kan niatnya doang DH, kenyataannya sabalikna, UH ! Gara2 sherpanya survey pake motor : D
Udah nanjak, puanas :(

BTW, tgl. 29 Juli kita foya2 , udara dingin, turunan 80 % ....Lupakan panasnya Cariu :)

Panser02
17-07-2007, 14:04
http://img230.imageshack.us/img230/3056/24328378th0.jpg (http://imageshack.us)
Puanaaaaaaaaaas

Hanya satu kata yang dapat mewakili reportase jalur explore kemarin : P A N A S. Panas dalam arti yang sesungguhnya; bener-bener edun dan membuat dehidrasi.
CAGRA (cariu – graha) yang kemarin kita dijalanin bersama membutuhkan waktu total menyepeda dan istirohat selama 3 jam 25 menit, total jarak 45km dengan perincian Cariu-Jatinunggal 18km dan Jatinunggal-Graha 27km, catatan angka tersebut didapat dari cyclometer-nya Wilman Jess, salah satu dari 7 pesohor berdarah panas yang menyelesaikan rute VIAGRA eh CAGRA secara lengkap; ketujuh pesohor berdarah panas tersebut adalah orang-orang kuat dalam arti harafiah yaitu: Ustadz Djoko Amstrong d Explorer; Senor Nahar Induraince; Wilman Jezz; Rudy Samson dan Fancy Brotherhoods Indonesia (FBI) yang diwakili oleh Senor Kojays; Senor Dadu dan Senor Totok. Selengkapnya reportase sebagai berikut:

Sudah hampir jam tujuh, loading sepeda ke si koneng pun nyaris siap, sambil nunggu ustadz Djoka Amstrong (DA) d explorer yang masih di perjalanan. Beliau yang sedianya akan sepedahan di JJ, berhasil dipengaruhi oleh Senor NI untuk ikut bergabung dengan team CAGRA ini. Setelah beliau sampe maka rombongan ger-geran ini langsung berangkat menuju lokasi dengan si Koneng dan Si Merah Espass. Rencana semula ekplorasi akan dilaksanakan di daerah Gunung batu diseputaran area penangkaran rusa yang sudah mendekati cianjur. Tetapi jam sudah menunjukkan pukul 9.30 kita baru sampai kecamatan Cariu kabupaten Bogor, walhasil diputuskan untuk segera mencari tempat untuk start. Sampailah kita pada warung di depan kantor kelurahan Cibatutiga, kecamatan Cariu. Keputusan start akan dimulai dari titik ini. Diwarung ini kita mengisi amunisi dengan beragam menu selera masing-masing. Mulai dari sekedar nge teh manis anget sampai ”brunch” dan juga ada yang borong telur asin untuk persiapan bekal di perjalanan.
http://img401.imageshack.us/img401/9332/26645560oc9.jpg (http://imageshack.us)
Hot, :o
Ketika hajat dari masing-masing pihak sudah terlaksana maka team segera bersiap siap. Senor Kojays dengan modal peta mulai mencari informasi dengan bertanya pada sekelompok orang, cukup lama dialog ini berjalan ya kurang lebih 10 menitan, sehingga diambil kesimpulan bahwa kita akan on road ke arah cianjur kurang lebih 2,5 km kemudian masuk ke kanan, dan masuk ke jalur non aspal, begitu kira-kira kesimpulan dari hasil pembicaraan. Jam 10 an rombongan pun bergerak disisi kiri jalan aspal, eh belum 100 meter Oom DA d explorer sudah melambungkan sepedanya ke sisi kanan jalan dan langsung melihat ada single track yang masuk ke dalam, walhasil seluruh rombongan mengikuti beliyau, lah tadi ngapain senor Kojays berpanjang cerita ngobrol dengan orang-orang ;-)))). Iyalah pak, kalo saya mah sami’na wa atho’na saja... ngikut. Ahgirnya seluruh rombongan masuk ke single track yang hampir selalu berakhir dengan angkat sepeda lewat pager bambu pembatas sawah dan kebun.
Korban pertama pak Wito yang berjumpalitan karena ban depannya masuk lobang, sehingga jumpalitan sampai dikira ban-nya lepas, cukup keras juga lo jatuhnya wong sampe terdengar suara helm beradu dengan tanah berbatu.. mak glodak.. begitu kira-kira bunyinya, tapi so far pak wito masih aman-aman saja, dan entah berapa orang lagi yang jatuh berjumpalitan. Nemu down hill yang agak panjang dan cukup enak sebelum kemudian single track ini habis dan ketemu jalan asphal lagi. Kira-kira on road 300meteran setelah jembatan masuk jalur offroad lagi tapi alamak nanjak bet dan fuannas-nya itu lo yang ampun-ampunan.
http://img401.imageshack.us/img401/4917/48060734jz3.jpg (http://imageshack.us)
adem dikit dikit
Walhasil para kaum dhuafa dalam dunia sepeda ini jadi ketinggalan yaitu ”kontener 40ft” (terlihat digambar: ketinggalan nanjak, latar belakang jalan aspal dan jembatan yang panas luar binasa) dan pak Eddy RCTI yang terlihat digambar sudah mulai TTB sementara yang lain masih dengan gagah perkakas menggowes sepedanya. Sementara saya jadi ingat peribahasa lama ”Malu ber TTB, sesak di nafas” maka tak lama kemudian sayapun TTB berduaan dengan pak Eddy RCTI, dalam cuaca yang sangat panas sekali. Hal tersebut yang membuat pak Eddy memutuskan untuk turun dan balik Onroad menuju Jatinunggal, segala bujuk rayu dari saya dan ustadz Didi rupanya tidak bisa menggoyahkan imannya untuk turun balik on-road, ya syud lah pak.. masing-masing kita kan harus ukur baju badan sendiri ya. Penderitaan ini berakhir ketika seluruh team istrirorahat diantara rerimbunan pohon bambu, bekal makanan pun dibuka dan saling berbagi (eh tapi telor asin belum dibagi ya ??). Selanjutnya eksplore dilanjutkan pada jalur manurung menuju sungai.
Pada jalur manurung ini memang Fancy Brotherhoods Indonesia begitu meraja lela, termasuk senor kojays yang rela berjumpalitan dijalur pinggir kali ini. Setelah nyebrang kali istirohat sebentar, karena nafas masih memburu ketika dorong-dorong sepeda ke atas. Dalam hal ini saya harus mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang sangat empati pada saya, dengan membantu menarik sepeda saya ke atas. Jujur saja pak wong saya bawa badan saja amat sangat kerepotan opomeneh kudu karo nuntun sepedah.. hatur nuhun sadayana.
http://img162.imageshack.us/img162/4213/47844480af9.jpg (http://imageshack.us)
siap siap !!!
Proses dorong mendorong sepeda ini cukup melelahkan jiwa raga dan menguras persedian minum di backpack maupun di botol minum saya. Akhirnya ketemu jalan manurung yang berakhir di warung minuman yang konon kabarnya cukup lengkap ada pokari dan lain sebagainya.. karena ketika saya sebagai rombongan terakhir yang sampai sana cuma melihat kaleng-kaleng pokari yang berserakan tapi sudah nggak kebagian sama sekali. Edun sekali jalur eksplore yang cuma 4 kiloan ini menghabiskan waktu dua jam dan menguras semua persediaan minum saya. Sekedar intermezo belanja minum di warung ini cukup heboh, kalo nggak salah habisnya sampai 120rebuan. Emang kita semua dalam kondisi dehidrasi berat sehingga semua stok minum diembat habis, sedikit saya cuplikkan dialog antara ustadz Didi (UD) sang juru bayar dengan mbak-mbak si vendor seller-nya (MB).
UD:” Udah itung semuanya, tapi jangan dimahalin”
MB:”Nggak lah pak, kalo rombongan bapak-bapak ini kan lain, biasanya mah saya jual pocari sama es-nya 10rb, tp kalo bapak-bapak ini saya etung 6rb saja”.
Welah saya jadi mikir lah biasanya yang mampir sini siapa ya??? Jangan jangan ini memang warung CARIU (Cari Istri Baru) wa lah dalaha..!!!!
http://img162.imageshack.us/img162/300/22816753cf9.jpg (http://imageshack.us)
warung pengganggu iman
Lanjut rombongan mencari mesjid, kira-kira 1 kilo ke arah jonggol nemu mesjid dan kita semua sholat di masjid ini. Selanjutnya perjalanan on road yang membuat diriku termehek-mehek, karena panas luar binasa dan dari masjid itu saya masih sempat mengakrabi dua tanjakan dengan mengayuh pelan-pelan, tapi pada tanjakan berikutnya yang berupa tanjakan nan tak kunjung menurun membuat saya frustrasi dan panggilan warung es kelapa muda dipinggir jalan membuat saya menyerah, lebih enak minum 2 gelas es klamud daripada nggowes ditanjakan yang semua kendaraan beratpun kelihatan berat nanjak disini. Aghirnya ”truk kontener 40ft” ini menyerah dan mogok di warung es, nunggu evakuasi dari Si Koneng dan Pak Yatman. Setelah upload sepeda ke si Koneng perjalanan lanjut ke Jatinunggal, disini kelompok terbagi dua yaitu yang berdarah dingin i.e. Saya; Ustad Didi; Mener Aris, Pak Eddy RCTI dan Pak Wito berlima kita sudah ”enggan” untuk nggowes lagi sehingga lanjut dengan si Koneng ke Graha. Sementara para 7 para pesohor berdarah panas yang sudah saya sebutkan di depan tetap lanjut agar trek Cariu ini benar-benar sampai Graha, konon kabarnya lewat Cibarusah, terus tembus Nawit balik Graha.. dan jam 16.45 sore mereka sudah sampai ke Graha, kebayang kelompok ini pasti speed offroad di jalur single trek Jatinunggal-Cibarusah-Nawit-Graha... Top Markotop, Good Marsogod, Well Darmawel.... tabik buat The Seven magnificient ini.
http://img162.imageshack.us/img162/5455/53121561um2.jpg (http://imageshack.us)
pengungsi lokal
Terima kasih kepada semua pihak partisipan, khususnya kepada 1. Ustadz DA d Eksplores, 2. Wilman Jess atas Espass dan Birongnya, 3. Senor Kojays, 4. Mener Aris, 5. Ustadz Didi d Red Collusos,6. Pak Wito, 7. Pak Rudy Samson, 8. Pak Eddy RCTI 9. Pak Totok, 10. Pak Dadu. 11. Senor Nahar Induraince serta kepada Ustadz Ricky atas si Koneng dan Pak Yatman yang telah sabar mengevakuasi saya. Tanpa anda semua kegembiraan ini nggak akan pernah terjadi, dan muhun maaf kalo “truk kontainer 40ft” ini membebani para pihak semua.



hebat hebatt...pengen dech punya temen temen kayak gini :(

jarambah
17-07-2007, 14:07
kenapa ngga gabung aja om panser 02 ???

Roger-03
17-07-2007, 14:29
Om T***H alias om panser02 pernah saya ajak ke Manglayang , tp nda mau :(

Om Panser02, tgl. 29 Juli (Ahad) aja ikut, yu !
Kayaknya jai panser beneran kalo di turunan :)

Panser02
17-07-2007, 14:46
29 kemana om roger03

gragot-13
17-07-2007, 15:05
BTW, tgl. 29 Juli kita foya2 , udara dingin, turunan 80 % ....Lupakan panasnya Cariu :)


Bener nih banyakan turunan dan adeemmm? Jangan-jangan 20% tanjakannya termasuk tanjakan edun :-?




Om Panser02, tgl. 29 Juli (Ahad) aja ikut, yu !
Kayaknya jai panser beneran kalo di turunan :)


Saya ngeri kalo diturunan nanti bener-bener nyerosot kaya panser apa truk kontener nih :help: kalo boleh sih, count me in guys, .. 8) jadi saya bisa ikut prosotan yaaa :D

Panser02
17-07-2007, 15:15
nah itu makanya nama ogut panser...karena kalo turunan nyerosot mulu atau kalo ngeri ngeri banget sepeda digilindingin duluan baru deh orangnya nyusul huehehehhehe....yg penting nuikmat & ketawa ketiwi.....

gragot-13
17-07-2007, 15:26
nah itu makanya nama ogut panser...karena kalo turunan nyerosot mulu atau kalo ngeri ngeri banget sepeda digilindingin duluan baru deh orangnya nyusul huehehehhehe....yg penting nuikmat & ketawa ketiwi.....

Wah kalo semangatnya ketawa-ketiwi sudah cucok tuh dengan temeng-temeng ROGER BAGEN, wong setahu saya mereka memang kelompok PORTUGAL (Persatuan Orang Tua Ugal-ugalan) :tu:, kalo Oom Panser02 bisa ikutan saya jadi ada temen prosotan nih. =D>
Oom Roger bisa nih diprovokasi terus agar beliyaunya mau ikutan beneran :hihihi:

Roger-03
17-07-2007, 15:39
Om Panser dulu pernah rencana ikut ke Gn. Palasari, cuman ga jadi kerna ga ada temennya .
Nah, kalo nanti ke Gn. manglayang kayaknya ikut sama om Hamzah .
Gambaran treknya mirip2 P. Pemburu - Pancar , cuman lebih curam dan lebih banyak drop off nya, banyak batu. Cocoklah buat on Panser mah, biar ga ngebut terus di turunan , disini bisa turun alon2 asal kelakon :)

Roger-03
17-07-2007, 15:45
Info barudak terjal mah bener, 20% nanjak, 80% turunan (ga tahu ngitungnya pake apa) . Pokoknya full vitamin, tapi hrs siap nungging :D :D :'( :'(

jarambah
17-07-2007, 16:35
Info barudak terjal mah bener, 20% nanjak, 80% turunan (ga tahu ngitungnya pake apa) . Pokoknya full vitamin, tapi hrs siap nungging :D :D :'( :'(
[/quote]
maksudnya jangan kayak infonya anak ACC tempo hari yaah yang ke jatiluhur :D :D ;D

jiggrack
17-07-2007, 20:02
start dari cariu mana si?? kasi tau dunk.. ato ajak2 gitu kalo mau main disekitar cariu.. rumah saya di bukit cariu indah om2.. hehehe.. gak punya temen riding.. hehehe..

kanukaula
18-07-2007, 08:36
start dari cariu mana si?? kasi tau dunk.. ato ajak2 gitu kalo mau main disekitar cariu.. rumah saya di bukit cariu indah om2.. hehehe.. gak punya temen riding.. hehehe..

Kalu ga salah minggu besok (22 Juli) ada yg mao nyoba start dari Gunung batu ke Desa Nyengcle . Coba aja kontak Mr. Wilman Jess : 0818904004 .

roger-cepek
18-07-2007, 10:41
start dari cariu mana si?? kasi tau dunk.. ato ajak2 gitu kalo mau main disekitar cariu.. rumah saya di bukit cariu indah om2.. hehehe.. gak punya temen riding.. hehehe..
oke om jiggrack,
yang ini emang murni cuman mau explor nyari nyari rute baru, rencananya kita mau ngulang jalur ini tapi dengan penunjuk jalan yang bener bener udah familier dengan jalur ini.
mudah mudahan di trip berikutnya om bisa gabung atau om mau gabung ke manglayang 29 juli ini.

Panser02
18-07-2007, 11:17
Om Panser dulu pernah rencana ikut ke Gn. Palasari, cuman ga jadi kerna ga ada temennya .
Nah, kalo nanti ke Gn. manglayang kayaknya ikut sama om Hamzah .
Gambaran treknya mirip2 P. Pemburu - Pancar , cuman lebih curam dan lebih banyak drop off nya, banyak batu. Cocoklah buat on Panser mah, biar ga ngebut terus di turunan , disini bisa turun alon2 asal kelakon :)


huihihihii...kalo om hamzah ngikut sy ngikut dech...