iwanrizky
01-11-2007, 16:42
http://images.iwanrizky.multiply.com/image/5/photos/8/600x600/17/in-the-post.jpg?et=V7IdDGhKxV%2CguhJQboi0kQ
Walaupun badan terasa agak capek dan belum full recovered karena hari Jumat baru saja B2W, Sabtunya ke Cihuni + JPG, namun ajakan gowes ke Lido dari Oom Rudy-Citraraya nggak bisa saya tolak, karena saya sendiri belum pernah kesana dan ingin mencoba track Bedogol-Lido yang cukup tersohor itu. Akhirnya Jam 04:00 sudah bangun, tidak lupa menggosok gigi dan naik angkot menuju meeting Point di Pertigaan Citra Raya. Langsung berangkat nyamperin sang kuncen dan Trip leader di Mahkota Mas Tangerang yaitu Oom Chandra, Oom Budi Setyo dan juga bergabung Oom Ricky dari Lippo Karawaci.
The Track itself
Start dari pelataran Hotel Lido menyusuri Jl. Paving Block dengan kontur tanjakan yang cukup landai, Panjaaaang dan lamaaaa sejauh +/- 3.5km. Kekuatan stamina dan mental yang tinggi dalam menghadapi tanjakan laknat ini disamping cadence yang stabil dan tidak terlalu mengumbar tenaga diawal-awal tanjakan adalah kunci untuk menaklukan tanjakan awal ini. Lepas dari tanjakan Paving blok, dilanjutkan dengan Track Tanah yang juga menjadi track ATV (All terrain Vehicle). 3 kilometer pertama dari track ATV ini masih diwarnai dengan tanjakan yang fluktuatif. Kembali stamina dan mental harus dipersiapkan untuk bisa melahap tanjakan ini dengan baik. Tanjakan tanah berakhir di portal yang tembus menuju hutan lindung Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP). Silakan beristirahat di portal untuk memulihkan tenaga yang terkuras habis di tanjakan awal tadi dan berfoto ria karena background view yang sangat bagus .
http://iwanrizky.multiply.com/photos/photo/8/17
Track selanjutnya diawali dengan turunan dan tanjakan bervariasi ditengah hutan yg masih tetap melintasi jalur ATV. Berhati-hatilah bila musim hujan, karena kondisi track sangat licin…terbukti banyak peserta yang terjatuh karena licinnya hutan track. Ditengah-tengah hutan terdapat Pos Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bedogol yang bisa digunakan untuk beristirahat memulihkan stamina dan menikmati hijaunya hutan tropis dan segarnya udara pegunungan.
Selesai istirahat silakan lanjut gowes lagi mengikuti track ATV sampai keluar hutan. Silakan memompa adrenalin anda karena track ini 100 persen menurun, namun perlu tetap waspada, karena sebagian track tertutup daun-daun yang tak jarang dibawahnya terdapat lubang cukup besar yang bisa mengakibatkan kita terjatuh dari sepeda. Disamping itu perlu diwaspadai juga kondisi track yang cenderung licin dan berlumut.
Lepas dari hutan Lindung, langsung belok kanan ditengah-tengah kebun palawija penduduk yang tembus ke desa.(aduuh saya lupa namanya). Track ditengah kebun ini termasuk kategori downhill dengan kemiringan kurang lebih 45 derajat sepanjang kurang lebih 500 meter. Kembali diperlukan kewaspadaan karena diberapa tempat, track cenderung berbentuk undakan tangga yang bisa menjatuhkan pesepeda yang terlambat mengantisipasi. Terbukti ditengah turunan inil saya terjungkal dengan sukses karena sepeda sudah tidak terkendali dan mengahajar undakan dan masih ditambah lagi dengan tindihan sepeda saya sendiri. Hasilnya berupa tanda mata di betis sebelah belakang karena terkena crank Deore yang terkenal tajam….hehehehe. Diujung turunan, kembali pak Candra yang kali ini, tidak mau kalah, ikut-ikutan jungkir balik dengan kepala menghantam tanah terlebih dahulu. Beresyukur si Oom pake helm yang bagus…. Salut saya untuk Pak Candra yang berhasil mengelakkan sepedanya sendiri yang juga berusaha menindih pemiliknya.
Lepas dari track tanah turunan terakhir, langsung lanjut ke track beton selebar 1 meter ditengah-2 desa (Jgn Tanya namanya karena saya lupa mencatat). Ditengah track beton ini terdapat sebuah sungai dimana para peserta bisa mandi dengan kesegaran air sungai pegunungan..bahkan bila perlu mencuci sepedanya. Kalau mau istirahat, juga ada sebuah warung ditengah desa…yang disampingnya ada cewek cakep hmmm hmmmh… radarnya pak Candra tajam sekali ternyata.
http://images.iwanrizky.multiply.com/image/5/photos/8/1200x120/20/masa-anak-anak1.jpg?et=x8l4ctREh4nKfbRiAtsDnw
Etape terakhir diwarnai dengan track menanjak dijalan desa…terus belok keikri kalau sudah ketemu pohon bamboo…dengan catatan masih teruuuuus menanjak walaupun tidak separah tanjakan diawal track tadi. Ujung tanjakan ini tembus ke Lapangan Golf Lido Resort,,, dan bonus terakhir turunan di Paving Blok menuju hotel. Silakan balas dendam adu kecepatan diturunan ini..(itu juga kalau punya mental). Jangan lupa belok lagi kekanan bila sudah ketemu pertigaan yang tembus ke Hotel Lido resort…
http://images.iwanrizky.multiply.com/image/5/photos/8/1200x120/19/luka-baru.jpg?et=osm%2BuaqjswVra8meG%2Cw6IA
Sungguh suatu kenangan bersepeda yang sangat memikat bagi para offroader, terutama sekali track Bedogol Lido ini menimbulkan kesan mendalam yang tak kan hilang di betis sebelah belakang saya. Kekekekek
foto-2 selama trip bisa dilihat di : http://iwanrizky.multiply.com/photos/album/8/Lido_with_Garang_Rombongan_Tangerang
Catatan :
Partisipant : Oom Candra, oom Budi Setyo, Oom Ricky, Oom Rudi dan saya sendiri
Catatan khusus : semua peserta pernah jatuh dari sepedanya dan yang paling sering adalah Oom Budi Setyo secara beliau adalah jatuh mania, dan ada beberapa track yang memang diincar oleh beliau untuk jatuh hehehehe.
Track length : +/- 14.7 km
Topografi: Tanjakan +/-50 % , Turunan 40%, Doenhill = 10%
Kontur : Paving Block/Beton = 40%, Track Tanah = 60%
Jakarta 02 Novemnber 2007
Salam gowes
Iwanrizky aka Iwan Setiawan bapaknya Rizky Nugraha
Walaupun badan terasa agak capek dan belum full recovered karena hari Jumat baru saja B2W, Sabtunya ke Cihuni + JPG, namun ajakan gowes ke Lido dari Oom Rudy-Citraraya nggak bisa saya tolak, karena saya sendiri belum pernah kesana dan ingin mencoba track Bedogol-Lido yang cukup tersohor itu. Akhirnya Jam 04:00 sudah bangun, tidak lupa menggosok gigi dan naik angkot menuju meeting Point di Pertigaan Citra Raya. Langsung berangkat nyamperin sang kuncen dan Trip leader di Mahkota Mas Tangerang yaitu Oom Chandra, Oom Budi Setyo dan juga bergabung Oom Ricky dari Lippo Karawaci.
The Track itself
Start dari pelataran Hotel Lido menyusuri Jl. Paving Block dengan kontur tanjakan yang cukup landai, Panjaaaang dan lamaaaa sejauh +/- 3.5km. Kekuatan stamina dan mental yang tinggi dalam menghadapi tanjakan laknat ini disamping cadence yang stabil dan tidak terlalu mengumbar tenaga diawal-awal tanjakan adalah kunci untuk menaklukan tanjakan awal ini. Lepas dari tanjakan Paving blok, dilanjutkan dengan Track Tanah yang juga menjadi track ATV (All terrain Vehicle). 3 kilometer pertama dari track ATV ini masih diwarnai dengan tanjakan yang fluktuatif. Kembali stamina dan mental harus dipersiapkan untuk bisa melahap tanjakan ini dengan baik. Tanjakan tanah berakhir di portal yang tembus menuju hutan lindung Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP). Silakan beristirahat di portal untuk memulihkan tenaga yang terkuras habis di tanjakan awal tadi dan berfoto ria karena background view yang sangat bagus .
http://iwanrizky.multiply.com/photos/photo/8/17
Track selanjutnya diawali dengan turunan dan tanjakan bervariasi ditengah hutan yg masih tetap melintasi jalur ATV. Berhati-hatilah bila musim hujan, karena kondisi track sangat licin…terbukti banyak peserta yang terjatuh karena licinnya hutan track. Ditengah-tengah hutan terdapat Pos Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bedogol yang bisa digunakan untuk beristirahat memulihkan stamina dan menikmati hijaunya hutan tropis dan segarnya udara pegunungan.
Selesai istirahat silakan lanjut gowes lagi mengikuti track ATV sampai keluar hutan. Silakan memompa adrenalin anda karena track ini 100 persen menurun, namun perlu tetap waspada, karena sebagian track tertutup daun-daun yang tak jarang dibawahnya terdapat lubang cukup besar yang bisa mengakibatkan kita terjatuh dari sepeda. Disamping itu perlu diwaspadai juga kondisi track yang cenderung licin dan berlumut.
Lepas dari hutan Lindung, langsung belok kanan ditengah-tengah kebun palawija penduduk yang tembus ke desa.(aduuh saya lupa namanya). Track ditengah kebun ini termasuk kategori downhill dengan kemiringan kurang lebih 45 derajat sepanjang kurang lebih 500 meter. Kembali diperlukan kewaspadaan karena diberapa tempat, track cenderung berbentuk undakan tangga yang bisa menjatuhkan pesepeda yang terlambat mengantisipasi. Terbukti ditengah turunan inil saya terjungkal dengan sukses karena sepeda sudah tidak terkendali dan mengahajar undakan dan masih ditambah lagi dengan tindihan sepeda saya sendiri. Hasilnya berupa tanda mata di betis sebelah belakang karena terkena crank Deore yang terkenal tajam….hehehehe. Diujung turunan, kembali pak Candra yang kali ini, tidak mau kalah, ikut-ikutan jungkir balik dengan kepala menghantam tanah terlebih dahulu. Beresyukur si Oom pake helm yang bagus…. Salut saya untuk Pak Candra yang berhasil mengelakkan sepedanya sendiri yang juga berusaha menindih pemiliknya.
Lepas dari track tanah turunan terakhir, langsung lanjut ke track beton selebar 1 meter ditengah-2 desa (Jgn Tanya namanya karena saya lupa mencatat). Ditengah track beton ini terdapat sebuah sungai dimana para peserta bisa mandi dengan kesegaran air sungai pegunungan..bahkan bila perlu mencuci sepedanya. Kalau mau istirahat, juga ada sebuah warung ditengah desa…yang disampingnya ada cewek cakep hmmm hmmmh… radarnya pak Candra tajam sekali ternyata.
http://images.iwanrizky.multiply.com/image/5/photos/8/1200x120/20/masa-anak-anak1.jpg?et=x8l4ctREh4nKfbRiAtsDnw
Etape terakhir diwarnai dengan track menanjak dijalan desa…terus belok keikri kalau sudah ketemu pohon bamboo…dengan catatan masih teruuuuus menanjak walaupun tidak separah tanjakan diawal track tadi. Ujung tanjakan ini tembus ke Lapangan Golf Lido Resort,,, dan bonus terakhir turunan di Paving Blok menuju hotel. Silakan balas dendam adu kecepatan diturunan ini..(itu juga kalau punya mental). Jangan lupa belok lagi kekanan bila sudah ketemu pertigaan yang tembus ke Hotel Lido resort…
http://images.iwanrizky.multiply.com/image/5/photos/8/1200x120/19/luka-baru.jpg?et=osm%2BuaqjswVra8meG%2Cw6IA
Sungguh suatu kenangan bersepeda yang sangat memikat bagi para offroader, terutama sekali track Bedogol Lido ini menimbulkan kesan mendalam yang tak kan hilang di betis sebelah belakang saya. Kekekekek
foto-2 selama trip bisa dilihat di : http://iwanrizky.multiply.com/photos/album/8/Lido_with_Garang_Rombongan_Tangerang
Catatan :
Partisipant : Oom Candra, oom Budi Setyo, Oom Ricky, Oom Rudi dan saya sendiri
Catatan khusus : semua peserta pernah jatuh dari sepedanya dan yang paling sering adalah Oom Budi Setyo secara beliau adalah jatuh mania, dan ada beberapa track yang memang diincar oleh beliau untuk jatuh hehehehe.
Track length : +/- 14.7 km
Topografi: Tanjakan +/-50 % , Turunan 40%, Doenhill = 10%
Kontur : Paving Block/Beton = 40%, Track Tanah = 60%
Jakarta 02 Novemnber 2007
Salam gowes
Iwanrizky aka Iwan Setiawan bapaknya Rizky Nugraha